TABLOIDBINTANG.COM - Sys NS wafat pada Selasa Ini, 23 Januari 2018.

 Penyiar radio dan politisi yang bernama lengkap  Raden Mas Haryo Heroe Syswanto NS ini meninggal dunia dalam usia 61 tahun

Ketika masih lajang, Sys NS punya hobi mengobrol dan senang bergaul. Akibatnya, ia kerap pulang pagi ke rumah. Tapi, begitu resmi menjadi suami Shanti Widhiyanti yang dinikahinya pada 22 Desember 1993, Sys NS tak lagi leluasa pulang pagi seenaknya. 

Jika pulang paginya sekali-sekali, Shanty Widhiyanti masih memaklumi. Tapi kalau sudah keseringan dan berturut-turut, Shanty Widhiyanti punya "ilmu" khusus untuk mengingatkan suaminya. ''Besok kalau kamu pulang jangan cari saya dan anak-anak. Pagi-pagi saya ada urusan,'' kata Shanty Widhiyanti  mengingatkan Sys NS. 

Diingatkan begitu, Sys NS yang selalu "mengharuskan" istri dan anaknya berada di rumah setiap kali bangun tidur, tentu saja, akan merasakan betapa sepinya bangun tidur tanpa ditemani istri dan anaknya. "Terasa sekali, sepi," kata Sys NS. ''Padahal saya ingin menikmati dua-duanya. Suasana ngobrol dengan teman-teman, dan ditemani anak-istri saat bangun tidur,'' ujarnya.

Sys NS mencoba mengatur ritme hobi mengobrol dan bergaul setelah menikah. Sebab, buatnya, semua itu sama pentingnya. Ngobrol dan nongkrong (baca: gaul), bagian dari kehidupan lamanya, bagian dari proses kreatifnya selama ini. Keluarga -- istri dan anak-anaknya, bagian lain yang dibentuknya, dan tentu saja, bagian penting dalam kehidupannya. Sys NS sadar betul figur seorang istri dalam sebuah keluarga, adalah segala-galanya.

''Para suami enggak pernah sadar, kayaknya istri itu enggak ada fungsinya. Seminggu saja istri pergi, baru terasa, fungsinya luar biasa,'' kata Sys NS mengingatkan dirinya dan para suami yang lain.

Ketika anak pertamanya baru beberapa bulan lahir, Sys NS sempat merasakan bagaimana nikmatnya menjadi "ibu". Istrinya selama tiga hari mengantarkan ibunya -- mertua Sys, ke Singapura. ''Baru tidur sebentar anak gue nangis. Ganti popok. Tidur sedikit, nangis lagi, bikin susu. Tiga hari rasanya seperti tiga tahun," cerita Sys NS.

"Hitung-hitung ngetes. Biar dia tahu rasanya jadi ibu," sambung Shanti Widhiyanti.

"Iya, ternyata susah jadi ibu," ujar Sys NS membenarkan.